Bumbu Klasik - UmmiSarina.com
Monday , 11 December 2017

Bumbu Klasik

Bumbu Klasik

Bumbu ini saya namakan bumbu klasik, karena sudah turun temurun dari nenek2 saya dulu.Menyiapkan bumbu siap pakai seperti ini, sangat membantu ibu2 didapur.Ga perlu ribet2 mau giling2 atau blender setiap akan memasak.Bumbu ini tahan sampai 1 bulan bila disimpan secara benar didalam kulkas.

Dan yang enaknya lagi…bila cabe lagi murah, trus kita beli banyak untuk stok bumbu, aman deh sewaktu cabe naik harga meroket tajam, dan lagian, ga ada cerita dengan bumbu yang benyek atau busuk yang tersimpan didlm kulkas dalam waktu lama, karena sudah jadi bumbu siap pakai seperti ini.

Bumbu ini termasuk bumbu dasar, karena saya tidak menambahkan bumbu rempah yang lain didalamnya seperti ( ketumbar,adas,jintan, kemiri, pala, merica ).Saya selalu memakainya untuk buat tongseng, dan ibu2 tinggal menambahkan lada, saus tiram, gula, kecap manis, daun salam, bawang goreng, tomat iris, cabe rawit bulat, garam.

Nah…bila ibu2 ingin memasak gulai, bumbu dasar merah saja sudah cukup, baru kemudian menambahkan serai, lengkuas, daun jeruk, daun kunyit, daun salam, sesuai kebutuhan.

Selain bumbu klasik ini, saya juga selalu menyediakan bumbu rempah yang sudah jadi bubuk, seperti, ketumbar, adas, jintan, lada, dan pala.Semua bahan ini, masing2nya saya gongseng smp harum, dinginkan, dan saya blender halus, ayak, simpan di botol kecil tertutup rapat.Dengan menggabungkan bumbu merah dan rempah ini sesuai kebutuhan, ibu2 sudah bisa membuat kari atau bumbu sate.

Dengan bumbu kuning, ibu bisa masak acar kuning, opor dengan penambahan bumbu rempah, gulai bumbu kuning.Tergantung kreatifitas masing2 ya…

Disini saya tidak membuat bumbu putih, karena jarang sekali saya pakai.Dari tadi saya tidak menyebutkan kemiri…emang buk, saya ga suka ada kemiri di dalam bumbu masak saya, saya lebih suka menggantinya dengan santan kental sedikit saja, hasilnya menjadi gurih.

Saya juga suka menyimpan santan dalam freezer saya, karena lebih awet dari pada nyimpan kelapa parut.Kelapa saya blender, peras dan panaskan, jangan sampai mendidih, sambil terus diaduk2, jangan pecah santan, kemudian dinginkan, simpan.

Untuk cabe sambal, saya biasa memblender sampai 1/4 cabe merah, 1/2 kg  tomat dan 1 ons bawang merah, terus digoreng, dinginkan, masukkan dalam taperware, simpan kulkas.Terkadang ayam ungkep pakai bumbu kuning juga jadi pengisi kulkas.

Dengan adanya bahan2 ini semua, kita ga perlu lama2 didapur, menyiapkan sarapan sekaligus bekal buat anak sekolah, cukup dengan cemplung2 aja..

Kebanyakan cerita ni..

Bahan bumbu merah :

  • 150 g cabe merah
  • 80 g bawang merah
  • 30 g bawang putih
  • 27 g kunyit
  • 40 g jahe
  • 2 sdt garam
  • 1 gelas minyak sayur

Caranya :

Blender semua bahan, sampai halus, beri garam.

Siapkan wajan, tuang bumbu, masak, aduk2 sampai matang, aroma harum, angkat, dinginkan.

Masukkan dalam wadah tertutup rapat, simpan kulkas.

 

Bumbu Kuning :

  • 55 g jahe
  • 20 g kunyit
  • 25 g bawang putih
  • 40 g bawang merah
  • 1/2 gelas minyak sayur
  • 1 sdt garam

Caranya :

Blender semua bahan, sampai halus, tuang ke wajan, beri garam, masak sampai mateng, dan harum.Dinginkan.

Simpan kulkas.

 

Untuk bumbu putih  saya hanya memakai :

  • 50 g jahe
  • 20 g bawang putih
  • 30 g bawang merah
  • 10 g lada
  • 1/4 gelas minyak sayur.

Proses pembuatan sama seperti bumbu merah dan kuning.Bumbu ini bisa buat, semur, mie goreng, atau tumisan.

Semoga sajian ini bermanfaat untuk teman2 ku.Selamat mencoba….ya.

Check Also

Cake coklat Potong

Cake ini sebenarnya cake klasik saya, yang pernah saya posting beberapa waktu lalu, yang buat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *